Untukmu Mahasiswa Baru, Kuliah Beneran Bukan Kayak Kuliah di Sinetron!


Kuliah, kuliah oh kuliah memang tidak seindah yang ditayangkan di sinetron atau ftv pada stasiun tv swasta. Bagi yang pernah nonton sinetron atau sejenisnya yang adegannya pas kuliah dan tempatnya di kampus, kelihatan kalau kuliah itu cuma wira-wiri, jalan kesana kemari sama nenteng buku gedhe.

Bajunya juga yang dipakai modis, sexy serta dandanan menor. Seolah-olah seperti tak ada beban fikiran dengan pekerjaan dari dosen. Gue seringkali banget saksikan sinetron yang adegannya seperti gini nih :

Ada seseorang cewek modis menenteng buku banyak serta selebaran kertas ingin masuk ke kelas. Lalu dari arah berlawanan ada seseorang cowok bagus tengah tergesa-gesa juga ingin masuk kelas. Mendadak cowok bagus itu menabrak sang cewek serta buku yang ditenteng cewek modis itu jatuh dengan lembaran kertas yang berantakan. Sang cowok berupaya ambil buku serta selembaran kertas itu serta memalingkan berwajah pada si cewek sembari berkata “Maaf ya, gue barusan buru-buru”. Si cewek segera tersipu malu dengan menjawab “Iya tidak ayah, gue kok yang salah”. Serta ke-2 si joli ini juga jatuh cinta pada pandangan pertama karna kecantikan serta kegantengan mereka. TAMAT. Haha. Bener deh jika adegannya seperti gini gue telah dapat nebak.

Tapi faktaya yang gue rasakan saat ini dibangku kuliah kontras banget dengan sinetron itu. (yaiyalah kan hanya sinetron kakak -__-). Dandanan gue juga tidak modis serta masih tetap tampak cupu. Terkadang seringkali kebingungan ingin pakai baju mana karna baju telah seringgue pakai. Gue dapat ngadelin prinsip CKP (Cuci-Kering-Pake). Iya gue jujur, gue nyaris hafal sama baju kawan-kawan gue yang seringkali mereka pakai. Jika kuliah itu kelasnya moving ya, jadinya terkadang ada ruangan kuliah yang tidak cocok dengan jadwal. Bergantung ruangan kelasnya yang kosong mana sich. Kuliah bila di tempat gue hanya 5 hari, senin-jumat. Nah, untuk mahasiwa pasti begitu menanti hari jumat, ya karna sabtunya libur.

Mahasiswa itu yaitu objek serta tokoh paling utama dalam evaluasi, dosen cuma untuk pembimbing serta sarananya saja. Jadi mahasiswa mesti kreatif serta inovatif, temukan penemuan baru yang berguna untuk orang-orang. Nah, mahasiswa itu umumnya lebih sensitif pada orang-orang serta turut dan dalam aktivitas dedikasi orang-orang. Mahasiswa dituntut untuk gawat dalam menyikapi problem di negeri ini oleh karenanya, seringkali mahasiswa lakukan tindakan demonstrasi. Seumur hidup gue, gue belum juga sempat ngelihat segera serta dari media bikin atau penyiaran, anak SMA lakukan tindakan demo. Umumnya jadi tindakan tawuran guys.

Dalam system evaluasi, presentasi serta diskusi sangat sangat seringkali dikerjakan untuk melatih skill-comunication. Seringkali terkecuali membuat makalah mahasiswa juga buat power point untuk dipresentasikan. Guys, ulangan pada anak kuliahan itu namanya Quiz ya. (Ada hadianya donk kak? ) , Ada. Hadiahnya nilai. Nilai pada anak kuliah itu bukanlah nilai angka seperti anak sekolah yang lain. Nilainya berbentuk huruf A, B, C, D. Serta jumlah pada nilai itu juga akan jadi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Nilai IPK yang menjangkau 3, 5 – 4, 0 itu telah cumlaude (lulusan terpuji). Jadi tidak heran, bila ada mahasiwa yang memperoleh IPK di bawah 3 mereka juga akan relatif peka untuk di tanyai. Haram hukumnya menyakan IPK pada mahasiswa!

Baca juga kata pengantar untuk makalah

Bila ujian semester atau Quiz soalnya umumnya hanya dikit, hanya 3 masalah biasaanya, tapi satu nomor jawabannya dapat satu halaman kertas folio. Oh my God!. Serta jawaban yang diisikan mesti gawat serta masuk akal. Tapi juga bergantung dosennya sich, bila miliki gue tempo hari ada yang hanya pilihan ganda saja, soalnya dosennya sangat baik. Bila anak yang masuk prodi eksak atau saintek umumnya praktikumnya setiap hari serta tiap-tiap praktikum mesti buat laporan. Jadi janganlah salah bila mahasiswa sukai tidur sampai larut malam untuk membuat laporan yang dikejar deathline.

Sinyal tangan dalam presensi kehadiran sangat memepengaruhi nilai guys. Seringkali mahasiwa yang hanya TA (Titip Tidak hadir) sama teman deketnya. Tapi mahasiswa juga memiliki hak bolos kok, minimum kemunculannya bila miliki universitas gue 80%. Bila dapat guys, jangan sampai bolos karna dosen juga akan ketahui kalau anda mahasiswa yang rajin meskipun tidak aktif waktu evaluasi. Sebisa-bisanya jadi mahasiswa yang aktif ajukan pertanyaan serta menyampaikan pendapat waktu diskusi.

But, walaupun sepahit pahit anak kuliah dengan pekerjaan dosen yang seabreg, mereka tetep happy kok. Terlebih yang dinanti-nantikan mahasiswa itu kenakan ”baju setan” (baju wisuda) serta peroleh titel sarjana. Salam Mahasiswa!